Friday, 30 September 2016

Mobil Otonom Uber bakal Gantikan Sopir?

CEO Uber Travis Kalanick mengatakan, Uber perlu bergerak cepat ke arah mobil otonom jika tidak mau dikalahkan pesaing seperti Google.

Mobil Otonom Uber bakal Gantikan Sopir?

Di sisi lain, sejumlah kalangan menilai ambisi ini terdengar seperti sebuah serangan bagi sebuah kelompok, yaitu ribuan orang yang saat ini menjadi tumpuan operasional Uber dengan menjadi sopir.

Spekulasi ini seolah diperkuat pernyataan Engineering Director Uber kepada Bloomberg yang mengatakan tujuan mobil otonom adalah secara bertahap 'menyapih' Uber dari operasional menggunakan sopir.

Dalam wawancara dengan Business Insider, Kalanick membantah spekulasi tersebut. Dikatakannya, menambahkan mobil otonom ke layanan Uber tidak akan menghilangkan kebutuhan akan manusia.

"Karena ada tempat-tempat di mana mobil otonom tidak bisa melaluinya, atau kondisi yang tidak memungkinkan sebuah mobil otonom untuk digunakan," kata Kalanick seperti dikutip dari Business Insider, Jumat (19/8/2016).

Dikatakannya, penurunan jumlah pengemudi manusia memerlukan proses yang cukup panjang, sehingga tidak akan segera terjadi dalam waktu dekat.

Kalanick juga menambahkan, kemunculan mobil otonom justru akan membuka pekerjaan baru seperti pemeliharaan armada mobil, pekerjaan yang saat ini belum ada karena belum ada kebutuhannya.

"Bagian dari kemajuan teknologi akan selalu menghilangkan beberapa profesi dalam prosesnya," ujarnya.

Uber baru saja mengumumkan akuisisi Otto, startup yang mengembangkan kendaraan otonom. Kolaborasinya bersama Otto membuat puluhan mobil otonom Uber mulai mengaspal di jalanan Pittsburg, California, Amerika Serikat. (rns/ash)

Sunday, 25 September 2016

Keuntungan Bisnis PC Lenovo Lompat 64%

Kondisi bisnis PC tak seburuk yang dibayangkan banyak orang. Buktinya, bisnis PC Lenovo sukses meraup peningkatan keuntungan hingga 64% pada kuartal pertama 2016, jika dibandingkan periode sama di tahun sebelumnya.

Keuntungan Bisnis PC Lenovo Lompat 64%

Masih dalam kesempatan yang sama, Lenovo juga menerima keuntungan bersih USD 173 juta atau sekitar Rp 2,2 triliun (USD 1 = Rp 13.141) dalam kurun waktu tiga bulan yang berakhir pada bulan Juni 2016. Meski demikian, pendapatan Lenovo merosot sekitar 6% menjadi USD 10,1 miliar.

Merosotnya pendapatan diakibatkan karena memang menurunnya penjualan PC sebesar 4,1%, di mana Lenovo menyebutnya sebagai pasar lamban.

"Walaupun ekonomi makro dan industri masih menantang, mengakibatkan penurunan pendapatan, secara signifikan keuntungan kami meningkat dari tahun ke tahun (year-on-year) melalui produk yang inovatif dan pengerjaan yang baik," ujar Yuanqing Yang, Chairman and Chief Executive Lenovo dikutip detikINET dari IB Times, Kamis (18/8/2016).

Dari apa yang dipaparkan, pengapalan tablet menurut sebanyak 11%. Sementara penjualan smartphone sendiri disebut secara umum tak mengalami perubahan. Menurut informasi, penjualan di China -- yang mana menyumbang seperempat dari total pendapatan perusahaan -- jatuh 10% menjadi USD 2,9 miliar.

"Bisnis PC kami membawa keuntungan yang kuat dan bisnis smartphone stabil bila dibandingkan kuartal sebelumnya," tambah Yang.

Hingga saat ini Lenovo menglklaim bahwa perusahaannya masih menjadi produsen PC terbesar di kuartal pertama dengan pangsa pasar 21,1%. Selama periode tiga bulan tadi, Lenovo telah mengapalkan 13,2 juta unit komputer, jumlahnya menurun 2% dari periode yang sama tahun lalu. (mag/ash)

Tuesday, 20 September 2016

Mencari Jagoan Muda Video Kreatif di Kota Santri

Telkomsel kembali menggelar roadshow di 400 sekolah di 50 kota di seluruh Indonesia untuk melanjutkan program Loop Kepo (Kreatif Project) 2016. Dari sekitar 9 kota di wilayah operasional Jabotabek dan Jawa Barat, kali ini roadshow Loop Kepo mampir di kota Sukabumi.

Mencari Jagoan Muda Video Kreatif di Kota Santri

Di hadapan sekitar 300 siswa SMAN 3 Sukabumi, Telkomsel menghadirkan keseruan berbagi ilmu serta pengetahuan tentang dunia kreatif digital, dengan mengajak salah satu mentor yaitu Pandji Pragiwaksono sebagai pembicara.

General Manager Youth and Community Area Jabotabek Jabar Telkomsel, Ricky E Panggabean mengatakan, 100 sekolah di wilayah operasional Jabotabek dan Jabar akan mendapatkan kesempatan untuk merasakan keseruan berbagi dan mengulas habis hal menarik seputar pembuatan karya kreatif digital.

"Loop Kepo yang kali ini diselenggarakan di SMAN 3 Sukabumi. Kami percaya Loopers atau anak muda pengguna produk Loop di wilayah Sukabumi sudah semakin teredukasi dengan baik dalam memanfaatkan layanan konten digital dalam keseharian mereka," kata Ricky, Jumat (19/8/2016).

Loop Kepo 2016 ini sudah digelar sejak bulan April lalu dan sudah rutin dilaksanakan sejak 2014.




Rangkaian roadshow yang diselenggarakan pun akan memberikan ulasan yang lebih mendalam dari para mentor dalam menghasilkan karya konten digital yang lebih memiliki arti dan bisa membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Sukabumi yang juga dikenal sebagai Kota Santri memiliki potensi yang luar biasa untuk bisa melahirkan kreator dengan hasil karya digital yang tidak kalah bersaing dengan kualitas karya anak muda di kota besar seperti Jakarta dan Bandung.

Terutama diharapkan karya dengan konten lokal yang kuat dan bisa menampilkan kolaborasi penyerapan teknologi terkini akan sangat diharapkan lahir dari para kreator digital kota Sukabumi.

Mengambil tema 'Promote Your School', para Loopers ditantang untuk membuat karya dengan format mobile video dan meng-upload karya-karyanya ke situs loop.co.id/kepo untuk mendapatkan kesempatan memenangkan berbagai hadiah.




Roadshow Loop Kepo ini berlangsung hingga 30 September dan pemenangnya akan diumumkan pada Oktober 2016. Karya-karya yang dikirimkan akan dinilai berdasarkan beberapa parameter, di antaranya kreativitas, orisinalitas dan cara penyampaian (story telling).

"Kami mendorong ajang Loop Kepo 2016 ini bisa dijadikan sarana alternatif para Loopers di Kota Santri Sukabumi ini untuk lebih mendorong potensi lokal di wilayahnya, terutama dari sisi ekonomi industri dan wisata religi yang sudah lama berkembang di Sukabumi," pungkas Ricky. (rou/rou)

Thursday, 15 September 2016

Uber Caplok Pencipta 'Ghostrider'

Uber rupanya serius melirik ranah mobil otonom. Perusahaan asal San Francisco, California, Amerika Serikat ini, mengakuisisi Otto, startup yang mengembangkan mobil tanpa sopir.

Uber Caplok Pencipta Ghostrider

Dijelaskan CEO Uber Travis Kalanick, Otto adalah startup teknologi beranggotakan 90 orang yang memiliki misi mengubah cara transportasi, dimulai dari truk otonom.

Dengan akuisisi ini, pendiri Otto Anthony Levandowski kini langsung berada di bawah Kalanick dan bersama Uber mengembangkan transportasi otonom untuk keperluan transportasi pribadi, pengantaran maupun truk.

Di dunia kendaraan otonom, Anthony Levandowski lekat dengan robot motor Ghostrider. Penemuan pertamanya tersebut kini dipamerkan di museum Smithsonian, Washington, Amerika Serikat.

"Anthony adalah salah satu teknisi kendaraan otonom terkemuka di dunia. Selain itu, yang tak kalah penting, dia adalah pengusaha andal," puji Kalanick.

Bagi Kalanick, integrasi ini berarti besar. Tak sekadar bersatunya dua perusahaan, tetapi sekaligus membuat interaksi antara dunia fisik (atom) dan informasi (bit: satuan informasi dalam sistim notasi biner di dunia informatika) kini semakin nyata.

Dikatakannya, untuk menghadirkan layanan digital ke dunia nyata, mereka harus membangun logistik yang canggih, kecerdasan buatan dan sistem robotik yang membantu menggerakkan manusia dan barang dari titik satu ke titik lainnya.

"Bersama, kami kini memiliki tim teknisi kendaraan otonom terkuat di dunia. Truk dan mobil otonom yang sudah mengaspal di jalan berkat Otto dan Pusat Teknologi Tinggi Uber di Pittsburgh," sebutnya seperti dikutip dari situs Uber, Jumat (19/8/2016).

Dia menambahkan, dalam enam tahun terakhir, Uber telah melihat betapa besar dampak smartphone pada transportasi serta bisnis pesan antar. Saat orang bisa menyentuh tombol untuk mendapatkan tumpangan yang andal dan terjangkau, perubahan ke arah yang lebih baik, terjadi dengan lebih cepat.

Layanan ridesharing diklaimnya membantu mengurangi kasus mabuk sambil berkendara, melengkapi transportasi publik, mengantar orang ke tempat-tempat yang tidak terjangkau transportasi publik, dan lambat laun akan mengganti kebutuhan kepemilikan kendaraan pribadi.

Yang paling penting lagi, smartphone telah membuat carpooling massal menjadi kenyataan. Dengan mengangkut lebih banyak orang dalam lebih sedikit kendaraan, bisa mengurangi kepadatan lalu lintas dan polusi di kota-kota kita.

Dalam kesempatan yang sama, Uber juga mengumumkan kemitraan dengan Volvo. Kolaborasi dengan Volvo menjadi penting, terutama dalam hal keamanan kendaraan otonom.

"Untuk melakukannya dengan baik sangatlah sulit, ini saya sadari saat saya pertama kali mengunjungi pabrik pembuatan mobil beberapa tahun lalu. Dengan menggabungkan teknologi otonom Uber, Otto dan Volvo dengan kendaraan dan teknologi keamanan Volvo yang canggih, kami akan mencapai masa depan itu lebih cepat dibanding melakukannya sendiri," sebutnya. (rns/ash)

Saturday, 10 September 2016

Galaxy Note 7 RAM 6 GB Dibanderol Rp 12 Juta

Samsung menyiapkan Galaxy Note 7 edisi khusus. Tak tanggung-tanggung besaran RAM-nya disebut mencapai 6GB.

Galaxy Note 7 RAM 6 GB Dibanderol Rp 12 Juta

Tapi tak seperti Galaxy Note 7 yang sudah resmi diluncurkan Samsung, varian dengan RAM 6 GB ini tak akan dipasarkan secara global. Pasalnya informasi yang beredar bilang kalau Galaxy Note 7 versi RAM 6 GB hanya dijual eksklusif untuk pasar China.

Selain itu banderol yang diusungnya pun disebut bakal lebih mahal. Kalau Galaxy Note 7 versi RAM 4 GB dihargai di kisaran Rp 10 juta, maka konsumen harus merogoh kocek sebesar USD 912 atau sekitar Rp 12 juta (USD 1 = Rp 13.1500) untuk memboyongnya.

Di samping itu konsumen juga akan memperoleh kapasitas memori internal hingga 128 GB. Ditambah juga dengan tambahan slot untuk kartu SIM kedua, tapi sifatnya hybrid karena pengguna harus memilih antara kartu SIM atau micro SD.

Menariknya lagi, keran pemesanannya ponsel ini juga sudah akan dibuka dalam waktu dekat. Seperti detikINET kutip dari Phone Arena, Jumat (19/8/2016), kabarnya konsumen di negeri tirai bambu sudah bisa melakukan pre-order mulai 29 Agustus nanti.

Vendor asal China memang seakan berlomba soal spesifikasi dan Samsung agaknya tak mau kalah untuk mempertahankan posisinya di sana. OnePlus 3 adalah salah satu contoh ponsel asal China yang mengusung RAM 6 GB.

"Karena perusahaan China agresif melakukan marketing dengan memori kapasitas tinggi," ungkap Koh Dong jin, Head Samsung Electronics Mobile Business, ketika ditanya alasan Samsung merilis Galaxy Note 7 versi RAM 6 GB. (yud/rou)

Monday, 5 September 2016

Harga Kamera VR Nokia Didiskon Rp 197 Juta

Tak sampai setahun setelah dirilis, Nokia sudah memberikan diskon besar-besaran untuk kamera virtual reality (VR) buatannya.
Harga Kamera VR Nokia Didiskon Rp 197 Juta

Nokia mendiskon kamera bernama Ozo itu sebesar 25% dari harga saat pertama diluncurkan akhir 2015 lalu. Jika tadinya Ozo dibanderol dengan harga USD 60 ribu, kini harganya tinggal USD 45 ribu, alias lebih murah USD 15 ribu atau sekitar Rp 197 juta (USD 1 = Rp 13.000).

Sebenarnya potongan harga ini sebelumnya sudah pernah diberikan oleh perusahaan asal Finlandia itu, yaitu kepada sejumlah pembeli pertama kamera dengan bentuk unik tersebut, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (19/8/2016).

Selain memberikan potongan harga, Nokia juga memperluas pemasaran Ozo. Yaitu dari yang tadinya hanya tersedia di Eropa dan Amerika Serikat, mulai September mendatang Ozo juga akan dipasarkan di China.

"Virtual reality di China saat ini sudah sangat populer. Investasi, dan perusahaan baru kini banyak yang menawarkan pembuatan konten (VR). Semua aspek dari bermacam ekosistem sudah merambah VR," ujar Guido Voltolina, Head of Presence Capture Ozo.

Ozo adalah kamera berbentuk bundar dengan 6 sensor dan mikrofon yang desain untuk membuat film dan game 3 dimensi, yang kemudian bisa ditonton ataupun dimainkan menggunakan perangkat headset VR.

Setelah bisnis ponselnya dibeli Microsoft, Nokia memang sepertinya fokus di bisnis infrastruktur jaringan. Oleh karena itu, kemunculan Ozo menjadi kejutan dengan memperlihatkan ketertarikan Nokia terjun di dunia VR.

Nokia Ozo bersaing dengan kamera VR besutan GoPro yang dipamerkan di Google I/O 2015 lalu. Kamera buatan GoPro itu didesain untuk digunakan di Google Jump, yaitu sebuah ekosistem untuk pembuatan film VR. (asj/rou)